13 Cara Melancarkan Metabolisme Tubuh Untuk Program Diet

Selama ini mungkin anda merasa heran pada beberapa orang yang terlihat sangat banyak makan namun berat badannya cenderung stabil, sedangkan sebaliknya, sebagian orang lagi kesulitan menjaga berat badan meski sudah sangat membatasi asupan makanannya.

Naik turunnya berat badan ini salah satunya dipengaruhi oleh kelancaran metabolisme tubuh. Banyak pertanyaan yang muncul karena ini. Lalu, apakah metabolisme tubuh yang lambat membuat seseorang lebih cepat gemuk?

Jika demikian, bagaimana cara meningkatkan atau setidaknya melancarkan metabolisme agar program diet dapat berhasil?

Metabolisme sendiri adalah proses kimia yang terjadi saat tubuh mengubah makanan menjadi energi. Keseluruhan proses kimia ini secara berkelanjutan menghasilkan dan membakar energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk beraktivitas.

Faktor Yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh dan Berat Badan

Faktor Yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh dan Berat Badan

Sebenarnya, metabolisme tubuh tidak berhubungan langsung dengan bertambah atau berkurangnya berat badan.

Orang yang memiliki berat badan berlebih belum tentu karena metabolismenya lambat. Begitu pun sebaliknya. Tapi, bukan berarti metabolisme tidak berhubungan sama sekali dengan berat badan.

Baca Juga: 11 Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Lingkungan Sosial

Justru, berat badan yang terus naik terjadi akibat tubuh terlalu sering mengalami proses katabolisme (pembentukan energi) tanpa melewati anabolisme (penggunaan energi untuk membangun sel dan jaringan). Sederhananya, tubuh terus menumpuk energi tanpa digunakan.

Meski demikian, penyebab naiknya berat badan sebenarnya cukup rumit karena bisa dipengaruhi oleh berbagai hal.

Tak hanya kecepatan metabolisme tubuh saja. Timbangan anda naik bisa jadi disebabkan oleh lingkungan, masalah pada hormon, atau bahkan gangguan tubuh lainnya.

Selain faktor genetik, tingkat pembakaran kalori dari proses metabolisme tubuh juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, yaitu:

1. Usia

Semakin tua, tubuh anda akan lebih banyak terdiri dari lemak. Jumlah otot akan berkurang, menyebabkan proses pembakaran kalori pun ikut melambat.

2. Jenis Kelamin

Laki-laki cenderung lebih banyak membakar kalori dibandingkan perempuan. Hal ini disebabkan oleh lebih banyaknya massa otot yang dimiliki laki-laki.

3. Ukuran Tubuh

Seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dan memiliki lebih banyak otot akan membakar lebih banyak kalori, bahkan ketika tubuh mereka berada dalam kondisi istirahat.

4. Pengolahan Makanan Oleh Tubuh (Thermogenesis)

Proses mencerna, menyerap, menyebarkan, dan menyimpan nutrisi makanan juga membutuhkan kalori sebagai bahan bakarnya. Sekitar 10 persen kalori akan digunakan tubuh untuk proses pengolahan makanan ini.

5. Aktivitas Fisik

Di samping olahraga, aktivitas fisik sederhana seperti bermain kejar-kejaran dengan hewan peliharaan, berjalan kaki ke warung, hingga jalan kaki rutin di sore hari juga bisa membakar kalori, tentunya dengan jumlah yang berbeda-beda.

13 Cara Melancarkan Metabolisme Tubuh Untuk Program Diet

JIka anda merasa metabolisme tubuh anda tergolong lambat, tidak perlu khawatir. Di sini ada 13 cara melancarkan metabolisme tubuh bahkan meningkatkannya. Simak satu per satu, ya!

1. Membentuk otot

Tubuh anda secara konstan membakar lemak, meskipun anda tidak melakukan kegiatan apa pun. Tingkat metabolisme saat istirahat ini lebih tinggi pada orang yang memiliki otot lebih banyak.

Setiap 0,5 kilogram otot membutuhkan 6 kalori untuk mempertahankan diri, sementara setiap 0,5 kilogram lemak hanya membakar 2 kalori perharinya.

Perbedaan kecil tersebut dapat meningkat seiring waktu. Setelah satu sesi latihan kekuatan, otot di seluruh tubuh menjadi aktif, sehingga menaikkan tingkat rata-rata harian dan melancarkan metabolisme tubuh.

2. Olahraga

Olahraga berintensitas tinggi menghasilkan tingkat metabolisme yang lebih besar dan lebih lama daripada olahraga berintensitas sedang atau rendah.

Untuk memperoleh manfaatnya, cobalah kelas yang lebih intens di gym atau lakukan jogging singkat dalam rutinitas berjalan anda.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Sifat Egois Pada Anak Tunggal

Selain itu, melakukan olahraga dengan gerakan cepat (intensitas tinggi) dan intensitas sedang secara bergantian dalam beberapa interval, sebagai selingan saat jeda istirahat, dapat melancarkan metabolisme sekaligus membakar lebih banyak kalori.

3. Menghidrasi tubuh dengan baik

Tubuh anda membutuhkan air untuk memproses kalori. Jika anda tidak cukup terdehidrasi, metabolisme tubuh akan melambat.

Dalam suatu studi, orang dewasa yang meminum delapan atau lebih gelas air putih per hari membakar kalori lebih banyak daripada mereka yang hanya meminum empat gelas.

Meminum air putih dapat meningkatkan metabolisme. Apalagi bila air tersebut dalam keadaan dingin, karena tubuh membutuhkan lebih banyak kalori untuk menaikkan suhu air tersebut saat masuk dalam tubuh.

Selain itu, meminum air putih sebelum makan akan membuat anda lebih cepat kenyang, sehingga lebih mudah untuk mengontrol porsi makan.

4. Minum Minuman Energi

Beberapa bahan dalam minuman energi dapat meningkatkan metabolisme tubuh anda. Yang pertama adalah kafein yang dapat menaikkan jumlah energi yang digunakan oleh tubuh.

Ada juga taurin, yakni asam amino yang dapat mempercepat metabolisme dan juga membantu membakar lemak.

Meski demikian, mengonsumsi minuman energi dapat menimbulkan masalah lain seperti tekanan darah tinggi, kecemasan, dan masalah tidur bagi beberapa orang. Minuman seperti ini pun tidak direkomendasikan bagi anak-anak dan remaja.

5. Makan Kecil Yang Sering

Mengkonsumsi makanan lebih sering ternyata membantu menurunkan berat badan. Ketika anda makan asupan dengan porsi besar dalam interval waktu beberapa jam, metabolisme akan melambat di antara jam makan tersebut.

Dengan kata lain, memiliki asupan makanan sedikit atau camilan setiap 3 atau 4 jam dapat melancarkan metabolisme karena anda membakar lebih banyak kalori dalam satu hari.

6. Makan Makanan Pedas

Makanan pedas memiliki zat kimia alami yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Memasak makanan dengan menyertakan satu sendok makan cabe merah atau cabe hijau yang dicincang dapat mendongkrak tingkat metabolisme.

Efeknya mungkin sementara, tetapi bila sering mengonsumsi makanan pedas, manfaatnya akan melancarkan metabolisme tubuh anda.

7. Perbanyak Asupan Protein

Protein adalah jenis makanan yang membakar lebih banyak kalori dalam proses pencernaannya dibanding karbohidrat dan lemak. Protein juga meningkatkan dan melancarkan metabolisme tubuh dengan cara mencegah tubuh kehilangan massa otot ketika anda berdiet.

Sebagai bagian dari pola makan seimbang, mengganti beberapa karbohidrat dengan makanan kaya protein dan tanpa lemak dapat meningkatkan performa metabolisme saat makan.

Sumber protein yang baik termasuk daging tanpa lemak, kalkun, ikan, daging ayam, tahu, kacang-kacangan, telur, dan produk susu tanpa lemak.

8. Minum Kopi Hitam

Bila anda peminum kopi, anda mungkin dapat menikmati manfaat energi dan peningkatan konsentrasi. Namun selain itu, kopi dapat juga melancarkan metabolism tubuh.

Dengan mengonsumsi secukupnya, salah satu manfaat kopi yang bisa dirasakan yakni peningkatkan jangka pendek dalam tingkat metabolisme tubuh. Kafein membantu anda merasa lebih sedikit lelah dan bahkan meningkatkan ketahanan tubuh saat olahraga.

9. Minum Teh Hijau atau The Oolong

Teh hijau atau teh oolong menawarkan kombinasi manfaat dari kafein dan katekin, yang mampu menaikkan metabolisme dalam beberapa jam.

Penelitian menunjukkan bahwa meminum 2 hingga 4 cangkir salah satu jenis teh tersebut bisa membuat tubuh membakar 17 persen kalori lebih banyak selama olahraga berintensitas sedang dalam waktu singkat sehingga melancarkan metabolisme tubuh.

10. Hindari Diet Cepat (Crash Diet)

Crash diet adalah pola makan yang terbatas hanya menerima asupan 1.200 kalori per hari bagi wanita dan 1.800 kalori bagi pria, buruk bagi siapa pun yang ingin mempercepat laju metabolismenya.

Meskipun diet ini bisa membantu menurunkan berat badan, cara ini dapat mengorbankan nutrisi yang baik bagi tubuh. Ditambah pula dengan hilangnya otot, sehingga melambatkan metabolisme.

Hasil akhirnya, tubuh anda membakar lebih sedikit kalori dan menaikkan berat badan lebih cepat dari sebelum menjalankan diet.

11. Perbaiki Waktu Tidur

Berbeda dengan pandangan umum yang mengaitkan begadang dengan badan kurus, ternyata kekurangan waktu tidur adalah salah satu penyebab naiknya berat badan.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya peningkatan hormon pemicu rasa lapar pada orang yang kurang tidur, dan menurunnya hormon penyebab rasa kenyang yang bernama leptin.

12. Kurangi Posisi Duduk

Mengerjakan laporan atau menulis tugas artikel dari kantor sambil berdiri untuk waktu yang singkat ternyata mampu membakar lebih banyak kalori dibanding mengerjakannya sambil duduk untuk waktu yang panjang.

Dengan kata lain, anda dapat melancarkan metabolisme tubuh dengan mengurangi posisi duduk. Untuk anda yang menghabiskan banyak waktu untuk duduk di meja kerja, tidak ada salahnya melakukan tips ini.

13. Gunakan Minyak Kelapa

Mengganti minyak yang mengandung lemak jenuh dengan minyak kelapa untuk dikonsumsi tidak berpengaruh secara langsung dalam metabolisme, namun minyak kelapa bisa menekan rasa lapar lebih lama sehingga dapat mendukung program diet.

Itu dia 13 cara melancarkan metabolisme tubuh untuk anda yang sedang melakukan program diet. Dengan mengetahubi apa-apa saja yang mempengaruhi metabolisme, lebih mudah untuk anda mengontrol laju berat badan.

Semoga berhasil