Cara Menghilangkan Sifat Egois Pada Anak Tunggal

Salah satu perilaku atau sikap negatif yang biasanya ada pada seseorang adalah sifat egois, sifat egois sendiri merupakan perilaku yang mementingkan diri sendiri, ingin menang sendiri, tidak suka menerima penolakan, dan tidak terlalu pekah terhadap perasaan orang lain.

Sifat egois bukan hanya biasa ditemukan pada pribadi seorang anak, banyak orang yang masih memiliki sifat ini meski umurnya sudah dewasa. Bukan hal aneh, sifat egois akan melekat pada diri seorang anak hingga dewasa jika ia tidak mendapatkan pengarahan dan didikan yang baik dari orang tuanya.

Artikel Menarik: 13 Tips Melupakan Mantan Pacar Dengan Cepat dan Sehat

Terlebih, jika ia seorang anak tunggal. Karena anak tunggal tidak memiliki saudara yang tumbuh bersamaan dengannya, maka ia cenderung mendapatkan seluruh perhatian orang tua tanpa terbagi.

Meski perhatian yang intense adalah hal yang baik, jika dilakukan dengan cara yang kurang bijaksana, malah akan membuat anak tumbuh sebagai pribadi yang hanya peduli pada dirinya sendiri alias egois.

Lebih Sering Terjadi Pada Anak Tunggal, Ini Ciri-ciri Anak Egois Yang Harus Diketahui Orang Tua

Ini Ciri-ciri Anak Egois Yang Harus Diketahui Orang Tua
Photo: duniabayi.com

Sebelum terlambat, anda sebagai orang tua harus dapat mencegah anak anda tumbuh menjadi seseorang yang egois. Berikut ciri-ciri yang harus anda kenali sebelum mencari cara menghilangkan sifat egois pada anak.

1. Cenderung Apatis

Anak yang egois lebih fokus pada bagaimana dirinya bisa bahagia dan mendapatkan apa yang diinginkan serta kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. Anak yang egois cenderung acuh tak acuh dengan permasalahan yang menimpa orang lain dan terkesan apatis.

2. Ingin Selalu Menang dan Tidak Mau Kalah

Anak yang egois memiliki ambisi yang besar dalam hidupnya, biasanya selalu melakukan upaya apapun untuk mencapai tujuan tak peduli hal tersebut melukai atau menyakiti orang lain tak peduli cara yang dilakukan benar atau salah.

Artikel Menarik: 11 Cara Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur agar Tidur Lebih Berkualitas

Asalkan dia bisa menjadi pemenang, segala hal bisa ditempuh untuk mewujudkannya. Selain itu, anak yang egois biasanya akan sangat sulit untuk menerima kekalahan, dan jika pun kalah, ia berusaha menyalahkan orang lain atas kekalahan dan kegagalan yang dialaminya. Ia akan selalu mencari pembenaran atas dirinya sendiri.

3. Tidak Senang Melihat Orang Lain Berhasil

Karena terbiasa diperlakukan paling spesial, anak yang egois akan terganggu jika ada orang lain yang ia rasa menjadi lebih berhasil dari dirinya. Misalnya, ia akan tidak senang jika melihat teman sekelasnya mendapat juara, karena ia merasa seharusnya ia lah yang lebih layak mendapatkan juara itu.

4. Ingin Agar Orang Lain Merasakan Kesulitan Yang Dia Rasakan

Contohnya, jika anak tersebut diberikan tugas atau pekerjaan yang berat oleh gurunya, maka anak tersebut tidak akan rela jika orang lain atau temannya tidak merasakan pula kesulitan yang dia alami. Hal ini timbul dari pemikiran egois “kalau aku susah, maka ia juga harus susah”.

Itulah beberapa ciri-ciri anak yang bisa dikatakan egois. Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara menghilangkan sifat egois pada anak, khususnya pada anak tunggal yang sering kali paling dimanjakan.

7 Cara Menghilangkan Sifat Egois Pada Anak Tunggal

7 Cara Menghilangkan Sifat Egois Pada Anak Tunggal
Photo: educenter

Sudah menjadi kepercayaan publik, anak tunggal lebih berpotensi menjadi pribadi yang egois karena tumbuh dalam lingkungan dimana ia selalu dimanjakan.

Meski ini tidak selalu terjadi, namun pada dasarnya memang kebiasaan dimanjakan akan mengarahkan anak pada sifat egois jika tanpa dibarengi dengan didikan yang baik. Berikut cara menghilangkan sifat egois pada anak tunggal. Simak hingga akhir, ya!

1. Biarkan anak mengerjakan tugasnya sendiri

Biarkan anak belajar mengerjakan dan menyelesaikan tugasnya sendiri sejak dini. Ini adalah salah satu cara menghilangkan sifat egois pada anak karena melepaskan ia dari sifat manja. Hal ini juga merupakan cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak karena bisa melakukan banyak hal.

2. Jangan selalu memanjakan anak

Memanjakan anak karena sayang tidaklah sepenuhnya tepat. Justru memanjakan anak akan membuat ia tumbuh menjadi anak yang egois ketika keinginannya tidak dituruti.

Artikel Menarik: 18 Cara Mempercepat Tumbuh Rambut dengan Bahan Alami. Dijamin Ampuh!

Ciri-ciri orang tua yang baik bukanlah orang tua yang selalu memanjakan anak, tapi orang tua yang tahu cara menghilangkan sifat egois anak dengan melatih mentalnya agar berani namun jauh dari sifat egois.

3. Ajarkan anak untuk bisa bekerja bersama tim

Hal ini sangat krusial karena anak tunggal tidak memiliki saudara yang tumbuh bersamanya. Anda sebagai orang tua harus tahu cara menghilangkan sifat egois pada anak dengan mengajarkannya untuk bisa bekerja sama dengan tim atau kelompok bermain sejak dini. Adanya keberadaan kelompok bermain penting untuk menggantikan keberadaan saudara.

Anak akan menyadari bahwa bekerja sama lebih menyenangkan dan membuat pekerjaan jadi lebih ringan. Membiasakan anak bermain dengan kelompok juga bisa menjadi cara mengatasi anak pemalu di sekolah.

4. Ajarkan anak untuk bisa saling berbagi

Lagi, ini merupakan cara menghilangkan sifat egois pada anak tunggal karena anak tunggal tidak perlu berbagi dengan adik atau kakak.

Sedangkan, anda harus tetap mengajarkannya untuk saling berbagi dan saling menolong. Anda bisa mengajarkan anak untuk saling berbagi dengan membawa anak ke banyak acara atau situasi yang sifatnya sosial.

Misalnya, dengan membawa anak ke acara penggalangan dana, buka bersama anak yatim, dan acara-acara sejenisnya. Selain itu, anda juga bisa mengajarkan anak untuk membagi bekal sekolahnya dengan teman di sekolah.

Mengajarkan anak tentang nilai saling tolong menolong dan berbagi dengan sesama bisa membuat anak tumbuh menjadi anak yang baik, tidak egois, dan peduli dengan sesama.

5. Jangan biasakan selalu menuruti keinginan anak

Ketika keinginan anak selalu dituruti, perlahan ia akan tumbuh menjadi anak yang egois dimana segala keinginannya harus dituruti. Memang ini agak sulit bagi orang tua dengan anak tunggal karena memang tidak ada anak lain yang keinginannya harus dituruti kecuali si anak semata wayang ini.

Untuk itu, cara menghilangkan sifat egois pada anak adalah dengan bijak dalam memenuhi setiap keinginan sang anak. Anda tidak boleh selalu memberikan kemudahan pada anak untuk mendapatkan keinginannya.

Meski biasanya anak akan merengek hingga memberontak, orang tua harus tahu cara sabar menghadapi anak rewel.

6. Selalu dengarkanlah pendapat anak tentang pilihannya

Tidak memberikan anak kebebasan berpendapat menjadi penyebab anak tidak percaya diri. Sedangkan membiarkan anak bebas mengutarakan pikirannya akan mengajarkan anak untuk mau menghargai pendapat orang lain dan tidak menjadi egois.

Artikel Menarik: Terbukti! Tips Agar Cepat Tidur Ini Dapat Membuatmu Terlelap Dalam Waktu Singkat

Tentu orang tua juga harus memberikan pengarahan yang baik pada anak dan tidak benar-benar lepas tangan dengan pilihan anaknya.

7. Menjadi orang tua yang baik untuk teladan anak

Percuma mengajarkan anak untuk tidak menjadi egois jika orang tuanya malah memperlihatkan sikap egoisnya. Orang tua adalah cerminan bagi seorang anak.

Kenyataanya, anak akan lebih belajar dari apa yang lihatnya ketimbang apa yang diajarkan padanya. Oleh karena itu, didiklah anak dengan cara menjadi orang tua teladan bagi anak.

Itulah beberapa cara menghilangkan sifat egois khususnya anak tunggal semenjak kecil. Mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang baik merupakan tanggung jawab setiap orang tua yang tidak bisa dijalankan dengan sembarangan. Semangat menjalani dunia parenthood, ya!