7 Tips Menabung Untuk Beli Rumah di Usia Muda

Membeli rumah adalah impian sebagian besar orang. Namun, tidak semua orang bisa mengapai mimpi ini. Sebagian juga baru bisa membeli rumah pada usia yang terbilang relatif senior.

Padahal, tidak ada yang tidak mungkin jika anda punya niat yang kuat dan serius berusaha. Tak terkecuali dalam hal membeli rumah ini. Di sini, anda akan temukan beberapa tips menabung agar bisa beli rumah di usia muda.

Misalnya, jika anda mulai bekerja di usia 22 – 23 tahun, bukan tidak mungkin anda sudah bisa membeli rumah di usia 25. Dengan menabung secara rutin dan terencana, anda bisa mewujudkan impian tersebut.

Baca juga: Mudah dan Murah Meriah, Ini 13 Cara Mengatasi Ketombe

Sebagai langkah awal, tentukan dulu berapa harga rumah incaran anda saat ini. Tujuannya, agar lebih mudah menentukan estimasi uang muka atau Down Payment (DP) untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nantinya.

Perlu diingat bahwa harga properti dapat mengalami kenaikan 10 sampai 20 persen setiap tahunnya. Jadi, semakin berganti tahun, kemungkinan besar semakin tinggi juga harga rumah yang anda inginkan.

Jadi, agar target tahunnya tidak meleset, anda perlu menanamkan tekad yang kuat dalam mengikuti tips menabung ini. Apalagi untuk anda yang baru mulai bekerja dan belum memiliki gaji dengan nominal tinggi.

Simak 7 tips menabung ini, ya!

1. Miliki Tujuan Menabung Yang Jelas

Meski terdengar remeh, tips menabung yang ini sungguh penting gunanya. Jika anda memiliki tujuan yang jelas, maka akan lebih mudah untuk anda mulai mengumpulkan uang karena anda tahu apa yang ingin anda beli.

Dalam kasus ini, tujuannya adalah membeli rumah di usia muda. Dengan memiliki tujuan yang jelas, menabung anda akan lebih terarah dan tidak asal-asalan. Anda juga akan lebih fokus untuk menabung karena hal ini demi memenuhi impian anda sendiri.

Dengan melaukan tips menabung ini, jadinya akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan menabung tanpa tujuan ataupun keinginan yang kuat dari diri anda sendiri.

Namun, jika tujuan yang anda miliki tidak cukup kuat, bisa jadi anda hanya berpegang pada tujuan ini hanya di awal dan meninggalkannya begitu saja setelah beberapa lama. Jadi, pastikan tujuan anda kuat, ya!

2. Tentukan Jumlah Yang Tepat

Tips Menabung Untuk Beli Rumah

Setelah memiliki tujuan yang jelas dan tekad yang kuat, besaran/jumlah tabungan adalah salah satu hal lainnya yang harus anda miliki sejak awal.

Hal ini akan membantu anda untuk bisa memiliki gambaran yang paling tepat mengenai kapan dan bagaimana tabungan tersebut dapat membantu anda dalam memiliki rumah impian.

Lakukan perhitungan keuangan dengan baik, termasuk menentukan rasio tabungan yang bisa dilakukan di dalam pendapatan tetap bulanan yang anda terima.

Baca Juga: 9 Cara Menyembuhkan Tenggorokan Gatal. Dijamin Ampuh!

Jangan menentukan nominal yang tidak masuk akal di dalam rencana keuangan yang anda buat. Sebab hal ini hanya akan membuat kegiatan menabung anda menjadi sebuah beban. Karena terasa seperti beban, anda akan ogah-ogahan untuk melakukannya dan akhirnya tidak dilanjutkan.

Bukan hanya itu saja, jumlah tabungan yang terlalu besar dan tidak proporsional ini hanya akan mengganggu berbagai pos-pos lainnya di dalam keuangan anda.

Miliki jumlah yang tepat dan segera sisihkan sejumlah uang sesuai dengan jumlah yang sudah ditetapkan itu.Tabungan harus menjadi komponen tetap di dalam keuangan. Bukan sebuah pos yang kadang ada dan kadang hilang.

3. Tambah Pemasukan, Kurangi Pengeluaran

Untuk lancar menabung, anda juga harus coba membiasakan diri untuk menambah pemasukan dan meredam angka pengeluaran.

Sekarang ini, apalagi dengan dukungan teknologi informasi yang cepat sekali perkembangannya, anda bisa memanfaatkan keahlian untuk menciptakan sumber pendapatan sampingan.

Terlepas dari pekerjaan tetap, coba jual keahlian anda sebagai seorang freelancer. Ada banyak bidang yang membutuhkan tenaga lepas seperti desain grafis, pemrograman, penulisan, pemasaran, dan lain-lain.

Dimana harus mencari? Ada banyak sekali marketplace yang mempertemukan klien dengan freelancer seperti Fiverr, Projects.co.id, Frelancer.com, dan lain-lain. Jadi, jangan ragu untuk mendaftar di marketplace tersebut dan temukan klien pertama anda.

Di sisi lain, kurangi terus pengeluaran anda. Misalnya, bila frekuensi anda menonton film di bioskop selama ini seminggu sekali, kurangi menjadi sebulan sekali.

Baca Juga: 11 Cara Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur agar Tidur Lebih Berkualitas

Bila biasanya anda makan siang di resto atau di kafe setiap hari, kurangin menjadi 2 kali seminggu dan sebagainya. Transportasi pun demikian, cari yang paling murah dan tetap sesuai dengan kebutuhan anda.

Terkadang, anda begitu mudah mengeluarkan sejumlah uang. Bahkan tanpa perhitungan yang baik. Hal ini sangat buruk, terutama jika anda begitu sering melakukannya dan menjadikannya sebagai kebiasaan di dalam kehidupan.

Segera hentikan kebiasaan ini dan mulailah membiasakan diri untuk selalu mempertimbangkan serta memperhitungkan setiap rupiah yang anda keluarkan dari dompet. Memang ini adalah tips menabung yang sulit, namun sangat perlu dilakukan.

4. Buat Skala Prioritas Kebutuhan

Tips Menabung Untuk Beli Rumah

Tips menabung berikutnya adalah membuat skala prioritas. Urutkan tujuan penggunaan uang anda dari waktu ke waktu berdasarkan tingkat prioritasnya.

Karena tujuan anda adalah menabung untuk membeli rumah, maka coba prioritaskan pendapatan anda untuk ditabung dengan tujuan tersebut.

Dengan seperti ini, anda dapat melihat bahwa tabungan dan investasi memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada kewajiban membayar cicilan dan pengeluaran atas kebutuhan lainnya. Sehingga tak ada lagi alasan untuk tidak menabung atau berinvestasi karena uangnya tidak mencukupi.

5. Mulai Berinvestasi

Bila sudah ada uang yang bisa ditabung, sisihkan juga sedikit demi sedikit untuk diinvestasikan. Kenapa? Menabung memang membawa untung karena tabungan bisa dijadikan dana darurat. Kapanpun anda butuh, anda bisa menggunakan uang tabungan tersebut.

Meski menabung sangatlah baik untuk dilakukan, tapi nominalnya akan berkurang jika anda hanya mengandalkan tabungan saja. Entah terpakai ini, terpakai itu. Beda ceritanya jika anda berinvestasi.

Mengapa disebut berkurang? Yang pertama, mayoritas perbankan mengenakan biaya administrasi setiap bulan dan secara otomatis dipotong dari nominal tabungan anda.

Yang kedua, setiap tahunnya inflasi akan mengurangi nilai uang anda. Dan yang ketiga, kecenderungan memiliki uang dalam tabungan yang notabene bisa diambil kapan saja bisa saja mempengaruhi perilaku anda menjadi lebih boros untuk membeli ini, itu.

Sedangkan dengan investasi, uang anda akan bertambah seiring waktu, terutama karena adanya efek compounding. Ini adalah tips menabung jangka panjang yang sangat wajib untuk dilakukan.

Sebagai contoh investasi, emas adalah bentuk investasi atau tabungan yang tidak terpengaruh oleh kenaikan inflasi sehingga nilainya akan cenderung stabil.

Menabung dalam bentuk emas dapat dijadikan pertimbangan, terutama jika anda membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mengumpulkan sejumlah dana untuk membeli rumah.

Namun, jangan lupa untuk selalu mempelajari dan mengetahui dengan jelas mengenai seluk-beluk investasi emas itu secara detail terlebih dahulu.

6. Hindari Penggunaan Kartu Kredit

Dalam banyak hal, harus diakui bahwa kartu kredit memang memudahkan, terutama lebih efisien ketika hendak memenuhi suatu kebutuhan. Hanya saja, bila tujuan anda benar-benar untuk menabung, cobalah hindari penggunaan kartu kredit sebisa mungkin.

“The money you don’t see is the money you don’t miss”. Secara psikologis, uang yang tidak kita lihat jumlahnya memang lebih mudah untuk direlakan. Inilah mengapa penggunaan kartu kredit bisa sangat berpengaruh pada perilaku konsumtif anda.

Dengan kata lain, kartu kredit membuat anda menjadi boros. Tentu saja ini tidak baik untuk kelangsungan menabung anda yang sudah memiliki tujuan dan target angka yang jelas sejak awal.

Pada akhirnya, meningkatkan penggunaan kartu kredit sama artinya dengan menambah jumlah utang dan justru memberatkan tagihan. Yang ada bukannya menambah jumlah tabungan, malah habis uang karena tagihan yang membengkak.

7. Hindari Berhutang

Selain hutang kartu kredit, sekarang ini akses pinjaman itu banyak sekali, apalagi karena internet sudah sangat mudah untuk diakses.

Semakin mudah mengakses pinjaman, itu artinya semakin lebar dan banyak sekali ‘lubang hutang’, apalagi bila tujuan berhutangnya tidak begitu penting alias hanya demi kesenangan saja.

Misalnya, anda mengajukan pinjaman cepat untuk membeli iPhone X. iPhone X tidak bisa dijadikan sebuah aset yang menghasilkan karena tidak secara langsung bisa menghasilkan uang untuk anda, dan bila dijual nilainya akan terus turun.

Bagaimana bisa menabung bila anda sendiri menggali ‘lubang hutang’ semakin dalam dengan mengajukan pinjaman untuk hal-hal yang tidak penting atau hanya bernilai tersier?

Kalau pun anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman, gunakanlah untuk kebutuhan-kebutuhan yang produktif seperti pinjaman modal bisnis. Dan tentu saja Kredit Pemilikan Rumah yang nanti akan anda ambil.

Selain sebisa mungkin tidak berhutang, anda juga disarankan untuk segera melunasi hutang anda yang sudah ada. Setelah tidak memiliki beban hutang, proses menabung akan jauh lebih lancar dan tenang.

Tidak akan ada lagi beban pikiran yang terus menghantui karena anda punya hutang yang belum dibayar. Tips menabung ini dengan kata lain mengingatkan anda bahwa hutang adalah kewajiban yang sama besar dengan keinginan anda menabung, bahkan lebih besar.

Tentu tidak enak rasanya jika anda berhasil menabung dan membeli rumah di usia muda namun masih memiliki hutang besar di sana dan di sini. Maka dari itu, selesaikan lah hutang piutang terlebih dahulu.

Itu dia 7 tips menabung yang harus anda ikuti agar berhasil membeli rumah di usia muda. Selamat menabung dan hidup hemat, ya!